Home / Juguran / Bangsa & Agama / Selamat Tinggal Motor Bebek, Kejayaanmu kan Terkenang

Selamat Tinggal Motor Bebek, Kejayaanmu kan Terkenang

Ilustrasi - kompasiana.com

Dunia bergerak menuju wilayah – wilayah yang lebih praktis dan mudah, semua dilakukan untuk mempercepat mobilitas dengan azaz kebermanfaatan dalam kehidupan sehari – hari. Lebih pragmatis. Teknologi di dedikasikan untuk memudahkan mobilitas manusia agar dapat bersaing dalam kontestasi.

Teknologi berkembang dengan sangat cepat dan saking cepatnya sampai – sampai kecerdasan manusia saja tak cukup, sehingga perlu membuat sebuah kecerdasan buatan (Artificial Intellegent). Yang konon kecerdasan tersebut bisa menakutkan seperti nuklir (semoga tidak hiperbolis) seperti yang disebutkan oleh Hawking. Kalau itu terjadi maka film Terminator bisa menjadi kenyataan, kan keren karena biasanya kenyataan yang dijadikan film berganti menjadi film yang jadi kenyataan

Kemudahaan yang disuguhkan oleh teknologi membuat fatwa baru dan menjadikan nasikh mansukh teknologi terdahulu. Ada dua hal sepertinya akan di nasikh mansukh oleh fatwa teknologi yang terbaharukan, yakni SMS dan motor bebek.

Coba kita lihat, dimana SMS hari ini sudah ditinggalkan dan saya sendiri sampai masa aktif kartunya habis gara- gara pulsa ga pernah di isi. Atau bahkan nomer anda sampai mati gara – gara nomer ga pernah di isi pulsa? lebih tragis. Dahulu namanya generasi jari kriting karena selalu SMSan, sekarang menjadi generasi merunduk karena kebanyakan WhatsAppan

Hal di atas mungkin sudah bukan hal menarik karena memang semuanya sudah sadar dengan berahirnya masa SMS karena di┬ánasikh mansukh sama IM. Tapi, sadarkah anda bahwa Motor Bebek juga segera tinggal cerita? Motor bebek telah di gantikan oleh motot matic. Semua motor baru yang berlalu – lalang di jalanan sudah bukan lagi motor – motor bebek, mereka adalah generasi motor matic

Mungkin nanti motor bebek yang sempat melegenda akan punah di┬ánasikh mansukh oleh si matic. Motor matic yang dulu identik dengan cewek sekarang sudah berganti, karena semua orang (laki – perempuan) sudah wajar – wajar saja tuh pakai motor – motor matic. Telah terjadi pergeseran persepsi nilai disini. Tak apa, itu bukan masalah yang serius

Motor matic mungkin di anggap lebih simple dan mudah untuk membuat mobilitas penggunanya makin cepat. Tak perlu lagi masuk – masukin gigi, tinggal tarik maka anda akan segera sampai di tempat tujuan. Tentu, harapan si pengguna akan membuat motornya dapat meningkatkan mobilitas dalam melakukan kontestasi. Meskipun kita (kataya) berkultur gotong – royong, tapi nyatanya dituntut berkontestasi bukan kebersamaan. Ya kebijakannya demikian, mau bagaimana lagi

Seperti motor bebek yang melegenda, dirinya ternyata tak mampu menjaga nama besarnya dan harus kalah dengan motor matic yang dahulu identik dengan cewek (bukan maksud gender). Gotong royong-pun bisa jadi bergeser jika kita selalu mengedepankan kontestasi bukan kebersamaan. Karena bagi saya, susah untuk mengejawantahkan Gotong Royong dalam implementasi Kerja Kerja Kerja. Tapi itu mungkin lebih baik dari pada Gorong – royong (kebersamaan) berkorupsi. Kasus mega proyek E-KTP sepertinya sebuah konspirasi gotong – royong yang lucunya Rakyat sendiri yang korupsi

Loh kok rakyat yang korupsi? Lah yang terseret kan wakilnya rakyat (Dewan-nya Rakyat). Kok jadi tambah lucu ya kok mereka yang korupsi, kan harusnya mereka menjaga uang rakyat (uang merka sendiri – rakyat dan dewannya rakyat). Sudah lah tak apa, memang begitu adanya. Dan saya hanya penasaran bahwa sebenarnya yang banyak memiliki masalah itu Legislasinya atau Eksekutifnya sehingga membuat banyak orang memiliki setereotip negatif terhadap para pemangku jabatan

Namun, yang jelas dan perlu kita sadari adalah bahwa motor bebek akan menjadi kenangan. Dirinya sudah di gantikan, dirinya sudah tak berkuasa lagi, dirinya sudah kehilangan nama besarnya. Namun, apapun motor dan tipenya, yang jelas itu impor semuanya.

Berbahagialah kalian yang masih bisa memiliki motor bebek, nikmatilah selagi bisa, karena semuanya akan menjadi kisah klasik untuk masa depan. Selamat datang motor matic, selamat jalan motor bebek. Kita akan lupa bagaimana cara memasukan gigi

About Zaen D. Ach

Penikmat Kopi Hitam Dan Mendoan Anget Banyumasan

Check Also

Slamatkan Slamet

Menyikapi Pembanguan PLTP Geotermal Gunung Slamet, Critical Community Forum Lakukan Telaah Kajian

Seiring senternya wacana terkait pembangunan PLTP Geothermal yang dilakukan di hutan lindung gunung slamet semakin …

Launching FORSA Banyumas Dihadiri Bu Sinta Nurriyah, Bupati dan Ketua FKUB

FORSA Banyumas atau Forum Persaudaraan Lintas Iman Banyumas adalah sebuah lembaga yang mandiri dan berelasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *