Home / Hiburan / Sebab Cowok Pinter Gombal karena Perempuanlah Gurunya
Cowok Pinter Gombal

Sebab Cowok Pinter Gombal karena Perempuanlah Gurunya

Cowok Pinter Gombal – Istilah cowok pinter gombal adalah istilah yang tidak masuk dalam kamus ilmiah dan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), namun dalam praktiknya sangat terkenal dan fenomenal. Setiap remaja perempuan antara 18 – 20 tahun setidaknya sudah pernah lebih dari 15 kali bilang “dasar gombal” pada cowok yang merayunya

Meskipun semua perempuan akan mengatakan “dasar gombal” pada setiap apa yang disampaikan oleh cowok saat mendekatinya (baik perkataan benar atau memang rayuan boongan pokoknya sama cewek akan di gebug rata menjadi gombalan). Lebih menariknya lagi, perempuan selalu bilang tidak suka di gombalin tetapi akan luluh pada pria yang rajin menggombalinya. Aneh bukan?

Telaah Terminologi Gombal

Istilah gombal di daerah tumpah darah saya (purwokerto, red) sudah tidak asing lagi dengan istilah gombal. Kata gombal banyak digunakan dalam kehidupan sehari – hari dan melekat dengan aktifitas sehari – hari. Bahkan, bisa dibilang dan bisa di anggap sebagai bahasa ibu. Gombal adalah bagian tak terpisahkan dalam kehidupan di tempat saya

Gombal dalam terminologi bahasa Ibu

Gombal dalam artian bahasa ibu, karena anak sangat familiar dan banyak bersentuhan dengan gombal. Terutama, anak belajar banyak dari ibunya

Contoh :

Nak, Jukutna gombalan kaeh mburi. Wedange tumplek (nak, ambilkan lap di belakang. air minumnya tumpah)

Saya dan orang seperti saya di daerah saya sudah di dekatkan dengan istilah gombal mulai dari pendidikan sangat dini, yakni keluarga. Mungkin para ibu – ibu di daerah saya sudah paham akan tantangan anaknya dimasa depan saat menginjak remaja akan banyak bersentuhan dengan istilah gombal. Sehingga kita dilatih untuk tidak Baper terhadap Gombalan

Namun nayatanya? Istilah gombal dalam prespektif anak muda masakini dan gombal di daerah saya sangat jauh berbeda. Alhasil kita – kita gagal total untuk tidak Baperan

Apakah Cowok Terlahir untuk Menjadi Penggombal?

Cowok Pinter Gombal

Secara subjektif saya akan mengatakan tidak. Cowok pinter gombal bukanlah ilmu bawaan atau ilmu yang diturunkan dari embah hingga nenk moyang. Apalag jika kemampuan gombal di nisbatkan pada ilmu laduni, ini tidak ada hubungannya blass

Bagi saya dalam prespektif subjektif saya sebagai seolah pria, cowok banyak belajar untuk bisa menguasai teknik, teoritikal. dan pengaplikasian dari gombalan. Pada kemampuan yang lebih tinggi, seorang cowok bisa melakukan analisis, metode hingga evaluasi dalam waktu super cepat untuk melakukan gombalan jitunya pada perempuan yang belum pernah dikenalnya (sangat fast responding dan aerodinamis)

Perempuan adalah Guru Terbaik untuk ngeGombal

Cowok Pinter Gombal

Pada sub – judul ini sudah sangat gamblang saya sebutkan bahwa ceweklah atau perempuanlah yang membimbing kami, mengajari kami, menguji kami, hingga kami menjadi begitu terlatih untuk melakukan gombalan manis

Mungkin ada yang bertanya demikian : loh bagaimana mungkin perempuan mengjarkan ngegombal? padahal cewek tidak pinter ngegombal dan tidak suka digombalin?

Oke, begini penjelasannya :

Pelajaran Pertama : Perempuan membimbing belajar menggombal

Pada sebuah percakapan di SMS, emh… maksud saya WhatsApp (saya takut kalo 10 tahun kedepan anak muda sudah lupa dengan kejaan sms atau malah layanan sms dihapuskan dan diganti dengan instan messaging semuanya): Terjadilah obrolan berikut

Cowok : Hai ina, gimana kabar?

Cewek : Baik

Cowok : Udah makan belom?

Cewek : Dah

Cowok : Lagi ngapain?

Cewek : tak membalas

Cowok : Ciye lagi sibuk nih ceritanya, sampe ga sempet membalas chatku. Sukses selalu yah dan selalu semangat

Cewek : ga sibuk kok

Cowok : Kemaren kamu ke surabaya yah?

Cewek : Hah? engga kok, sapa yang bilang emang?

Cowok : Oh aku salah lihat berarti kalo itu bukan kamu na

Cewek : ohh

Jika dicermati dalam kutipan chat fiktif diatas, maka bisa dilihat bahwa cowok selalu dipakasa oleh si cewek untuk berfikir, berikir, dan berfikir untuk dapat bertanya pada perempuannya. Disinilah perempuan sedang membimbing agar pria bisa berfikir multitasking untuk menemukan pertanyaan – pertanyaan baru. Sampai – sampai jika sudah mentok pertanyaanya maka bisa tanyakan sesuatu yang fiktif (disinilah kemampuan gombal mulai dipelajari)

Perempuanlah yang selalu sukses mengajarkan cara menggombal kepada lelaki

Pelajaran kedua : Perempuan menguji cara menggombal

Memang perempuan selalu berujar bahwa dirinya tidak suda digombalin, tetapi kenyataannya perempuan akan pacaran sama lelaki yang menggombalinnya itu. Tidak mungkin kan kamu yang gombalin tetapi si cewek malah jadian sama orang lewat dijalan? kalo yang lagi ngegombalinnya lebih dari satu orang itu adalah perkara lain

Setelah proses perempuan membimbingmu tentang cara – cara menggombal hingga kamu mampu meluluhkan hari siperempuan itu, maka selanjutnya adalah proses ujian yang dilakukan perempuan

Saat kamu sudah jadian, si cewek akan mulai ngambek, mulai jutek, suka marah, cemburuan, dan lain sebagainya. Disinilah perempuan memberikan ujian agar kamu selalu bisa memutarkan otak agar bisa meluluhkan hati perempuan lagi, lagi, dan lagi, bahkan selalu

Dalam ujian yang berat, kadang dalam kondisi salahpun si cewek tetap merasa benar dan wajib cowoklah yang meminta maaf duluan dan menggombalinya. Tanpa gombalan manis maka jangan harap marahnya cewek bakal bisa sembuk, meskipun si cewek selalu bilang ga suka di gombalin

Pelajaran ketiga : Banyak cewek yang menjadi gurumu, maka kemampuanmu semakin mumpuni

Dalam perjalan waktu, kisah percintaan tak semulus yang diharapkan. Banyak rintangan dan badai yang datang meskipun tak hujan sehingga hubungan harus kandas, tak lama ada cewek baru lagi dan tak lama pula kandas kembali, begitu selanjutnya dalam siklus yang berbeda – beda

Secara sadar ataupun tidak, banyak perempuan yang telah mengajari kamu tentang cara – cara menggombal berikut praktek lengkap dan latiahan soalnya, Tulisan cetak tebal itu adalah judul buku yang bagus untuk menjelaskan tentang tutorial menggombal yang diajarkan cewek

Jadi, jangan salahkan kami wahai perempuan jika kami terlatih menggombal. Pada dasarnyapun kamu (cewek, red) lebih suka di gombalin dari pada di sakikitin kan? Saran saya : Jujur lah dan jangan bilang tidak suka di gombalin, jujurlah bahwa kamu (cewek, red) suka digombalin. Dan tolong jangan berikan kami jawaban – jawaban chat yang pendek – pendek, kadang disitu saya pusing untuk membuat pertanyaan apalagi

About Zaen D. Ach

Penikmat Kopi Hitam Dan Mendoan Anget Banyumasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *