Home / NgeTrip / Menikmati Semangkuk Bakso Beraneka Rasa di Warung Bakso Malang Cak Kus, Purwokerto
dokumen pribadi

Menikmati Semangkuk Bakso Beraneka Rasa di Warung Bakso Malang Cak Kus, Purwokerto

Bakso merupakan salah satu makanan yang hampir ada di seluruh Indonesia dan hampir semua orang menyukainya. Sekarang, makanan yang umunya berbentuk bulat ini sudah berinovasi menjadi berbagai bentuk, seperti kerucut dan mangkuk. Ukuran dan isiannya juga semakin beragam.

Di Purwokerto sendiri, banyak warung-warung bakso bertebaran. Baru-baru ini, dunia per-bakso-an di Purwokerto kedatangan anggota baru, yaitu Bakso Malang Cak Kus. Lokasinya di Jl. Dr. Soepomo No. 97, Arcawinangun, Purwokerto Timur. Dekat dengan Warung Ora Umum.

Terhitung sejak tanggal 31 Januari hingga 3 Februari, Bakso Malang Cak Kus telah membuat parkiran d’Garden Resto penuh. Loh kok bisa? Ya bisa, karena warungnya memang terletak di parkiran d’Garden Resto. Hix.

Tidak hanya itu, tukang parkir di Warung Ora Umum juga harus menelan kenyataan yang sedikit pahit karena lahan parkir tetangga lebih penuh. Tenang saja Mum, kita lihat setelah tanggal 4 Februari nanti di saat diskonan sudah tidak berlaku.

www.imgrum.org

 

Beberapa hari yang lalu, si Doi kasih lihat pamflet grand opening Bakso Malang Cak Kus di IG. Aku langsung tergiur karena diskon 50%. Gambar yang dipajang juga beuhhh, menggoda sangat. Tanpa pikir panjang kali lebar, kita langsung cus ke lokasi.

Kali ini perjuangan berburu makanan diskonan kita lumayan dramatis geng. Karena terbilang dadakan, kita belum sempat mengurus semua persyaratan agar bisa menikmati diskon 50%. Akhirnya, kita berhenti di tukang bensin eceran yang letaknya tidak jauh dari lokasi, isi bensin sekalian numpang duduk gitu deh.

Persyaratannya terbilang agak ribet sih geng. Kalian harus follow akun IG @baksomalangcakkus, repost dan mentio/ tag ke @baksomalangcakkus dan minimal lima orang teman, sertakan hastag #baksomalangcakkus dan #baksomalangcakkusdisc50%, terakhir tunjukkan bukti posting kalian ke Mbak-Mbak pelayan yang di sana. Fyuhhh, mayan panjang yah perjalanannya. Tapi masih lebih panjang perjalanan cinta kita. Hix.

Baik aku maupun si Doi sama-sama nggak punya aplikasi repost. Jadi, kita download dulu pake hape si Doi. Di tengah prosesi repost, entah kenapa hape si Doi ngambek. Berkali-kali dicoba nggak jadi juga. Akhirnya, aplikasi dikirim ke hapeku lewat ShareIt.

Kendala muncul lagi, sinyalku jelek. Maklum belum 4G. Lola sangat. Padahal biasanya ya agak lola doang. Sinyal udah on, tetap aja masih lelet buat upload. Ternyata memang kuotanya yang limit. Hix. Tadinya mau tethring ke Doi. Tapi Mas Sin dan Mbak Insta udah berbaik hati mempercepat proses uploadnya sebelum kuota habis.

Persyaratan selesai, waktunya meluncur ke lokasi. Beberapa orang sudah berkerumun di depan warung bakso bercat merah itu. Sempat bingung cara pesannya gimana. Setelah melakukan pengamatan beberapa saat, akhirnya si Doi mengambil secarik kertas berisi menu. Nih menunya.

dokumen pribadi

 

Jadi geng, kelebihannya makan di Bakso Malang Cak Kus yaitu kalian bisa makan bakso sesuka hati, mau satu mangkok isinya satu butir bakso doang juga bisa. Selain itu, kalian juga bisa mix baksonya. Satu mangkok bisa berisi bakso urat, bakso mercon, siomay, pangsit dan lainnya.

Buat kalian para ladies yang suka makannya nggak habis dengan alasan udah kenyang, sekarang nggak ada alasan deh ya. Soalnya yang menentukan porsi adalah kalian sendiri. Aku dan Si Doi bermusyawarah untuk memilih bakso apa yang akan kita makan. Karena kita penasaran sama bakso mozarella, akhirnya bakso mozarella masuk sebagai salah satu daftar pesanan kita.

Setelah mengantre beberapa menit. Tibalah giliran kita. Eh, masih ada satu orang di depan kita ding.

“Satu postingan hanya untuk satu porsi ya, Mbak.”

Ucap Mbak-Mbak pelayan ke Mbak Pembeli. Aih, aku dan Si Doi langsung ber-oh dan perlahan mundur, merelakan anteran kita yang sudah di depan mata.

Hape si Doi masih aja eror sejak tadi. Nggak biasa buat upload foto di IG mungkin. Lha akun IG nya aja kayak sudah tidak bernyawa. Akhirnya, aku suruh dia log in di hapeku aja. Nah kan kebetulan, bisa buat stalking. Hix.

Masih aja ada kendala, dia pake lupa password segala. Fyuh. Sekali, dua kali, tiga kali, dan keempatnya baru bener. Kendala belum berakhir geng, ternyata satu lembar daftar menu untuk satu porsi. Helah. Melelahkan, padahal kita udah di depannya Mbak-Mbak pelayan. Mau nggak mau nyalin lagi deh di kertas lain. Maaf-maaf yak dua sejoli yang dibelakangku, kalian menunggu agak lama.

Sudah terbayang lumernya bakso keju Mozarella, ternyata di Bakso Moza sudah habis. Lengkap sudah. Seadanya bakso aja deh, Mbak.

Oh iya geng, kalian nggak usah heran atau nggrundel apa gitu di hati kalau pas lihat mie sama sayur yang dibungkus plastik kecil-kecil. Sedikit banget porsinya. Hix. Ya begitulah adanya manajemen dari empunya.

Perjuanganku dan Si Doi akhirnya terbayar. Aku menyantap tiga butir bakso mercon dan sebutir bakso urat, disiram dengan kuah setan yang aduhai pedasnya. Sementara si Doi menyantap sebutir bakso urat, sebutir bakso daging, sebutir bakso mercon, dan sebutir siomay. Kalau dia nggak pake kuah setan, pakainya kuah kaldu biasa.

dokumen pribadi

 

dokumen pribadi

 

Baksonya lezat dan teksturnya pas geng, nggak lembek juga nggak keras. Cucok deh. Cuma ya itu, ukurannya memang kecil. Kuahnya juga seger, berasa bumbunya. Oh iya ada lagi, Si Doi juga pesen bakso bakar rasa BBQ. Aku ikut nyicip, enaaakkkkkk. Bumbu BBQ meresap. Lagi-lagi, perut kenyang dompet aman.

dokumen pribadi

 

Masih ada satu hari tersisa buat nyobain lezatnya Bakso Malang Cak Kus, geng. Buruan deh coba, mumpung masih diskon 50%. Kapan lagi parkir di d’Garden Resto? Kalau aku si biasanya lewat doang. Hix.

Sekian yak. Jangan lupa makan.

About April

Cuaca pasti berubah. Tapi tetaplah menjadi langit yang sama.

Check Also

Tipe Mahasiswi Dilihat Dari Pilihan Detergen (Edisi 2)

Setelah beberapa waktu lalu sempat disinggung tipe-tipe mahasiswi dilihat dari pilihan detergen, pada kesempatan kali …

Kisah Odol dan Pepsodent; yang Pertama Belum Tentu Jadi yang Terakhir

Selama berpuasa, mulut cenderung mudah bau. Hal tersebut tentu membuat kita tidak percaya diri, walaupun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *