Mahasiswa Baru, Kondisikan Ekspektasimu Tentang 4 Hal Berikut

majalahouch.com

Menjadi mahasiswa baru tentu merupakan hal yang ditunggu-tunggu bagi para calon mahasiswa. Berbagai persiapan dilakukan mulai dari tempat tinggal, baju, alat tulis, hingga finansial. Ada juga yang menyiapkan hati yang kosong untuk diisi. Ada juga yang sibuk berkhayal tentang masa-masa kuliah ala FTV maupun sinetron. Ya, bebas sih, silahkan. Tapi, dibalik semua persiapan yang dilakukan, ada baiknya kamu mengondisikan ekspektasi tentang 4 hal berikut

1. OSPEK/PBAK= Ajang Cari Gebetan

republika.co.id

 

Seringkali OSPEK (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus)/PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan) digambarkan sebagai ajang cari gebetan, baik itu di sinetron, FTV, bahkan novel. Ya memang, beberapa ada yang termasuk kisah nyata. Tapi, jangan sampai kamu berkespektasi terlalu tinggi. Misalnya, kamu lupa tidak membawa salah satu barang yang diperlukan, saat pengecekan tiba-tiba datang seseorang baik hati nan menawan yang rela memberikan barang bawaannya untukmu, lantas dia yang dihukum karena barang bawaannya tidak lengkap.

2. Ditaksir sama Kaka Tingkat

majalahouch.com

Ditaksir sama kakak tingkat, emh, ini juga termasuk hal yang seringkali diangkat dalam alur sinetron, FTV, maupun novel. Tidak hanya di tingkat perguruan tinggi, saat menjadi siswa baru di SMP maupun SMA juga tidak berbeda jauh. Intinya sih, keren deh kalau ditaksir sama kakak tingkat. Tidak hanya dianggap keren, kamu juga bakalan jadi bahan pembicaraan,”eh kok dia bisa sama kak itu?”. Terlebih jika kakak tingkat yang dimaksud merupakan orang famous di kampus.

Ya tidak ada salahnya berkespektasi dilirik sama kakak tingkat. Tapi tolong kondisikan ekspektasimu. Jangan sampai terlalu terobsesi, malah nanti kesannya kamu over acting di depan mereka dan jatohnya malah ‘apaan si tuh anak’, atau ya kamu tetap dideketin tapi buat seru-seruan aja. Soalnya nih, dedek gemash memang sering jadi incaran para kakak tingkat yang sudah bosan dengan wajah-wajah mahasiswa seangkatannya.

3. Pakaian Bebas

hartonomall.com

 

Biasanya nih di sinetron dan FTV, mahasiswa digambarkan dengan cara berpakaian yang bebas. Mulai dari yang mini hingga normal size. Kamu mungkin akan berpikir wah asik ya kuliah pakaiannya bebas, nggak kayak waktu masih sekolah harus pakai seragam, sepatunya harus hitam, berkaos kaki dan lainnya. Ketahuilah, pada masanya kamu akan merasa bingung mau berangkat ke kampus pakai baju apa. Bisa jadi karena bajumu kebanyakan atau sebaliknya, bajumu terbatas. So, jangan terlalu girang dengan pakaian bebas.

4. Skripsi itu Susah

kompasiana.com

 

Sebagai mahasiswa semester tua, saya tidak jarang mendapatkan pertanyaan dari mahasiswa baru, “skripsi susah ya, mba?”.Emh, wajar sih mereka tanya hal tersebut, karena waktu saya di posisi mereka juga demikian. Tanya ke kakak tingkat tentang skripsi, padahal perkuliahan satu minggu aja belum genap. Alhasil, mental saya agak goncang karena terlalu dini memikirkan skripsi. Tapi, setelah beranjank dari semester ke semester selanjutnya hingga sampai pada titik dimana harus menyelesaikan skripsi, ternyata skripsi itu tidak sulit dek adekkuh yang menggemashkan.

Justru yang sulit adalah membangun niat, action dan tetap konsisten mengerjakan skripsi. Sudah punya niat tapi tapi nggak action. Sudah niat plus action tapi nggak konsisten. Di situlah permasalahannya.

Jadi, saran saya, nggak usah berekspektasi bahwa skripsi itu sulit. Tidak perlu juga terlalu dini memikirkan skripsi. Semua ada waktunya. Nikmati kuliahmu. Hal yang tidak kalah penting, usahakan sks yang kamu tempuh setiap semesternya terpenuhi. Meskipun nilainya pas-pasan alias lulus standar minimal. Karena apa? Karena jumlah sks yang ditempuh menentukan kamu sudah memenuhi persayaratan untuk mengajukan proposal skripsi atau belum, layak mendaftar PPL dan KKN atau belum, dan lainnya.

About April 178 Articles
Cuaca pasti berubah. Tapi tetaplah menjadi langit yang sama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*