Lima Hal Mendebarkan dalam Memperjuangkan Skripsi

flickr.com

Sebagai mahasiswa yang ingin diakui sebagai sarjana, skripsi merupakan hal wajib yang harus dikerjakan. Tidak hanya dikerjakan, tapi harus diselesaikan. Bagaimanapun hasilnya, karena katanya skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Mengerjakan skripsi merupakan sebuah perjalanan panjang penuh pengorbanan, baik dari segi waktu, uang, bahkan kesehatan. Ya, kalau sedang rajin, kita bisa seharian hanya berkutat dengan skripsi. Kalau sedang dikejar deadline, kita rela membatalkan jadwal kencan dengan doi, dan rela-rela yang lain. Asalkan jangan rela meninggalkan ibadah.

Mengerjakan skripsi juga membutuhkan perjuangan yang kadang membuat kita ingin dinikahi saja ketimbang harus memperjuangkan skripsi. Di sela-sela pengerbonan dan perjuangan, banyak hal mendebarkan yang menyertainya. Berikut ini adalah 5 hal yang mendebarkan dalam memperjuangkan skripsi.

1. Menunggu balasan pesan dari dosen pembimbing

hidayatullah.com

Tidak hanya menunggu balasan pesan dari gebetan, ternyata menunggu balasan pesan dari dosen pembimbing juga mendebarkan loh. Pasalnya, kita sudah sangat berharap esok bisa bimbingan, tapi apalah daya terkadang pesan hanya di-read saja. Ketika dibalas pun belum tentu dosen mengiyakan untuk bertemu, lebih parahnya mereka tidak bisa ditemui karena sedang berada di luar kota bahkan luar negeri. Menunggu balasan pesan semakin mendebarkan ketika deadline semakin dekat tetapi dosen tidak kunjung bisa ditemui. Keadaan menjadi lebih genting ketika pesan tidak kunjung dibalas dan kamu memilih tidur, tiba-tiba ketika bangun sudah ada balasan dari dosen dan kamu hanya punya waktu 5 menit dari jadwal pertemuan yang dosen pembimbing tentukan. Lebih parahnya lagi, kamu belum nge-print bahan bimbingan.

2. Tidak sengaja bertemu dengan dosen pembimbing

cosmogirl.co.id

 

Terkadang, dosen pembimbing seperti cinta. Ketika dicari tidak ada, kamu tidak mencarinya dia datang. Tidak sengaja bertemu dengan dosen pembimbing di saat skripsimu belum ada progres menjadi hal yang mendebarkan. Terlebih jika sudah keluar pertanyaan “skripsimu sudah sampai mana? Kok lama nggak bimbingan.”

Apabila kamu sempat menghindar dan menurutmu itu yang terbaik, lakukanlah. Akan tetapi jika dosen pembimbingmu merupakan orang yang gemar memberikan motivasi dan masukan, tidak ada salahnya bertemu dengan beliau, ya anggap saja bimbingan mendadak. Barangkali dengan demikian kamu bisa mendapatkan pencerahan sehingga tumbuh benih-benih semangat yang akan berbuah keberhasilan. Heeeee.

3. Meminta uang untuk keperluan nge-print

merdeka.com

 

Bagi kamu yang secara finansial masih bergantung kepada orang tua, meminta uang untuk keperluan nge-print menjadi hal yang mendebarkan. Terlebih bagi kamu yang memiliki tipe orang tua bawel. Sebelum besaran dana di-acc, kamu akan dihujani sejuta pertanyaan, seperti “yang kemarin sudah habis, cepat banget habisnya, kok minta lagi.”

Sekalipun orang tuamu merupakan orang tua yang loyal, sebagai anak yang merasa bahwa selama ini sudah banyak merepotkan orang tua, meminta uang untuk keperluan nge-print tetap saja mendebarkan. Kamu harus mengondisikan perasaan tidak enak yang menyelimutimu dan menyusun kata-kata yang tepat.

4. Nge-print momen

flickr.com

 

Baik kamu nge-print di fotokopian maupun menggunakan printer pribadi, nge-print moment tetap menjadi hal yang mendebarkan. Pasalnya, kesalahan akan terlihat ketika file sudah selesai di print. Suara printer dan kertas yang keluar menjadi detak cemas yang menyelimuti. Mata tidak hentinya memeprhatikan printer dan sambil mikir “tadi udah benar semua kan ya?”. Nge-print semakin mendebarkan jika kamu nge-print di fokopian. Apabila kamu berkali-kali salah nge-print, sudah pasti biaya yang dikeluarkan akan bertambah.

5. Menunggu totalan biaya nge-print

youtube.com

 

Menunggu totalan biaya nge-print menjadi hal yang mendebarkan ketika isi dompet semakin tipis sementara nge-print skripsi tidak bisa ditepis. Di saat mamas-mamas fotokopian mengitung totalan menggunakan kalkulator, di saat itu pula kamu berusaha meyakinkan diri bahwa uang yang punya cukup untuk membayar.

About April 178 Articles
Cuaca pasti berubah. Tapi tetaplah menjadi langit yang sama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*