Beberapa hari yang lalu grup musik gambus Sabyan baru saja meluncurkan video klip terbaru yang berjudul Atouna toufoule yang langsung viral di dunia maya dan melejit bak kereta cepat bikinan jepang ternyata dibalik lagu Atouna toufoule tersebut menyimpan kepedihan anak-anak timur tengah korban peperangan berkepanjangan.

Lagu Atouna toufoule yang diciptakan kurang lebih 30 tahunan yang lalu ini bercerita tentang nasib anak-anak di timur tengah seperti palestina dan suriah yang masa depanya hilang karena perang tak berkesudahan. “Beri kami masa kecil” arti dari judul lagu tersebut dan tersemat dalam reff nya ini seolah olah adalah jeritan anak-anak yang menjadi korban perang.

Menarik kita bahas kenapa sabyan cenderung mengangkat tema-tema lagu yang merek cover adalah lagu yang bermuatan perdamaian seperti Deen Assalam? Sebagai grup dengan anggota yang masih muda dan sedang digandrungi anak muda kenapa tidak memilih lagu tentang percintaan atau tentang mantan yang sakit hati? Eh keceplosan. Wekawekaweka

Mereka sadar ketika mereka menjadi trend center anak muda zaman now yang cepat sekali menyerap hal-hal baru Sabyan berusaha mengingatkan kita bahwa seharusnya kaum muda juga harus ikut andil dalam perdamaian dunia dengan pola pikir yang tidak cekak dan congkak.

Bukan hanya mengejar sensasi demi keuntungan pribadi apa lagi TV sekarang dipenuhi sampah reality show  yang membuat kita masuk angin ketika menontonya.

Sabyan adalah grup musik yang menurut saya cerdas dalam memilih target dari lagu yang mereka sampaikan, terbukti dari beberapa hari saja meluncur di chanel youtube mereka sudah ditonton lebih dari 3,4 juta kali. Jumlah tersebut masih kalah sama chanel Youtube milik Ria Ricis yang menampilkan squishy.

Hmmm luar biasa yah, cocok nih Sabyan kalau dijadikan juru kampanye capres yang masih malu malu merpati dan jinak jinak kucing untuk mendaftar.!tetew tetew. Tapi jangan dijadikan backsong mantenan ya, kayaknya kurang pas deh

Rezeki dari anak anak muda ini memang sedang tinggi kayak gelombang pantai selatan, Sabyan berani keluar dari zona nyaman dan menggarap lagu-lagu yang penuh pesan mencintai perdamaian, ini sesuai dengan pembukaan undang-undang dasar kita yaitu menciptakan perdamaian dunia. 

Tentu mereka juga sudah mengkalkulasi target atau capaian dari lagu Atouna Toufoule ini, iya lah tukang tahu sumedang saja sudah mengkalkulasi langkah kakinya ketika bersliweran ditengah maiyahan apa lagi grup musik sekelas Sabyan. Tapi nggak tahu tuh Sabyan suka tahu apa enggak.

Jika misi mereka memuat lagu berisi perdamaian terus konsisten, ini membuktikan bahwa anak muda yang ingin merubah pola pikir zaman now tidak harus ikut PSI. Cukup dengan melakukan hal sederhana yang sarat akan muatan perdamaian, ini yang harus ditanamkan pada generasi penerus yang akan beranjak dewasa secara usia, juga dewasa secara pola pikir keberagaman

Sabyan juga mungkin dibenci oleh sebagian golongan karena dengan lagu-lagu mereka banyak orang mendadak suka bersholawat dan bersenandung, kalau menurut golongan tertentu si itu dosanya doble. Sejak kapan manusia jadi Tuhan dengan menghukumi segala hal ndes?

Tapi yang pasti karya terbaru Sabyan Gambus ini sedang menjadi trending di youtube dan akan lebih banyak lagi masyarakat kita yang peduli akan perdamaian dan sejenak melupakan tagar #2019gantipresiden atau #2019tetapjokowi karena siapapun nanti presiden RI tetap saja yang untung adalah perusahaan percetakan foto presiden selain itu, usaha sendiri deh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here