Kuliah Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah kenikmatan yang luar biasa tanpa batas

0
338

Siapa bilang kuliah jurusan Bahasa Indonesia itu tidak keren dan Sastra itu ketinggalan zaman? Bagi kalian yang meremehkan kuliah di jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia sama dengan tak cinta pada Negara Indonesia. Hati-hati dengan mulutmu kawan, hmm.

Bahasa Indonesia lahir dari keinginan para pemuda pendiri bangsa yang ingin memiliki Bahasa persatuan. Ada yang tahu kapan lahirnya Bahasa Indonesia?…. Ya, Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928, melalui Sumpah Pemuda.

Karena Indonesia memiliki banyak sekali bahasa daerah. Maka dari itu agar orang Aceh dengan orang Papua dapat mengobrol, digunakan sebuah penghubung yaitu, Bahasa Indonesia. Namun penggunaan Bahasa Daerah jangan ditinggalkan ya, kawan.

Kemudian, sastra Indonesia adalah kebudayaan bangsa Indonesia. Budaya bukan hanya pentas seni melainkan filsafat, etos dan etika. Hasilnya itu adalah Puisi dari Chairil Anwar, novel “Roman Picisan” karya Eddy D. Iskandar, Karya dari Pramoedya Ananta Toer, dan masih banyak yang bisa Anda cari di toko buku terdekat.

Maka dari itu kita harus mengetahui, dan melestarikan supaya tidak punah seperti ucapan Paslon 2 yang mengancam Negara Indonesia akan punah. Lho, kok malah bawa politik? Ya, kita sebagai warga negara yang baik harus berpikir maju untuk kebaikan Negara Indonesia. Jangan menjadikan Bahasa Indonesia sebagai alat untuk saling memusuhi.

Bagi kalian yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas, memiliki hobi membaca dan menulis keluhan di snap whatsapp atau surat teror untuk gebetan mantan adalah hal yang luar biasa. Jika mempunyai keinginan melanjutkan ke Perguruan Tinggi, sepertinya akan cocok memilih kuliah di jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Atau Anda sedang kebingungan memilih jurusan kuliah, karena sebentar lagi Ujian Nasional dan pendaftaran SBMPTN akan segera dibuka. Silakan Anda pilih jurusan ini saja, jenjang Pendidikannya S1. Bukan maksud untuk promosi, lho. Daripada Anda menggangur setelah tamat SMA/SMK dan malah nyusahin wong tuo.

Dalam perkuliahan, kalian akan diajarkan Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Linguistik, Sejarah Sastra, serta bagaimana cara Menulis, Berbicara, Membaca dan Menyimak yang benar. Hal itu akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi idaman calon menantu beserta anaknya.

“Ih, kuliah jurusan Bahasa Indonesia, emang ga bisa Bahasa Indonesia, terus kerjaanya apa? Ih, Kuliah sastra, mau jadi apa nanti?”

Tampaknya, belum semua masyarakat Indonesia mahir menggunakan Bahasa Indonesia yang sesuai dengan Pendoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Masih ada ucapan “ga” yang seharusnya “tidak”, ” Emang” yang sebenarnya “Memang” atau “Loe, Gue” saat dua orang mengobrol (itu kan Bahasa Betawi) yang benar Bahasa Indonesia adalah “Aku, Kamu” iya kita berdua, eaa.

Untuk masalah pekerjaan, bukan menjadi hal yang rumit bagi Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia setelah lulus. Mereka bisa menjadi apa saja, seperti Boy/girl Band, aktor seperti Boy Anak Jalanan (kalau punya wajah tampan dan motor sport) penyihir seperti Harry Potter.

Karena sebagai manusia kita bebas memilih sebuah pekerjaan, punya skill maka jadilah. Hidup ini harus kita nikmati dan syukuri.

Keahlian utama, Anda dapat menjadi pengajar Bahasa Indonesia Pengantar Asing, guru Bahasa Indonesia, sutradara, redaksi, penulis, wartawan, pembawa berita, penyiar radio, penyair puisi, penulis novel, dan masih banyak lagi. Ingat, harus punya usaha yang giat.

Jika Anda pandai memberikan motivasi dengan pembicaraan yang menyenangkan, buat channel youtube yang berisi tentang penyemangat hidup. Atau Anda pandai berakting? Ajak teman Anda untuk buat film pendek, awas jangan film yang berbau negatif ya, hiks~

Kita ini hidup di zaman canggih bro and sist. Masalah pekerjaan jangan ditakuti, manfaatkan aplikasi berbasis online. Kita dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, seperti membuka usaha makanan, misalnya membuka warung steak dengan nama “The Broken Home Steak” atau tempat makan dengan menu spesial “Ayam bakar matahari.” kreatifitas harus kita miliki.

Selagi kita hidup di Negara Indonesia dan Berbahasa Indonesia, pekerjaan apapun pasti akan dapat kita dapatkan. Yang lebih membanggakan bagi Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia adalah, kita dapat menghargai Bangsa Indonesia. “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing.” Merdeka!!!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here