Geng, kalian punya mimpi untuk kuliah di luar negeri melalui program beasiswa? Yuk simak tips berikut agar kalian lolos seleksi beasiswa kuliah di luar negeri.

1. Usahakan Nilai Akademismu Bagus

blog.sukawu.com

 

Hal pertama kalau kalian ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri dengan beasiswa yaitu usahakan nilai akademis kalian bagus. So, buat kalian yang masih SMA, atau sedang menempuh pendidikan S1 bahkan Master di Indonesia, yuk, gunakan waktu yang kalian punya untuk memaksimalkan nilai akademis.

Meskipun angka memang bukan segalanya, tetapi nilai akademis yang bagus berarti menunjukkan komitmen kalian kepada pemberi beasiswa. Kebanyakan pemberi beasiswa juga mempunyai standar yang tinggi terkait nilai akademis.

2. Pintar Aja Nggak Cukup. Tambah Nilai Plus Kalian dengan Cara Aktif di Organisasi dan Kegiatan Sosial

www.kompasian.com

 

Jangan yakin dulu kalau kalian lolos seleksi beasiswa dengan andalan nilai akademis yang bagus. Kenapa? Karena nilai aja nggak cukup. Selain nilai, biasanya pemberi beasiswa akan mencari orang yang nggak Cuma pintar, tetapi juga aktif berorganisasi. So, kalau kalian memang benar-benar niat, mulai sekarang nih, mumpung belum terlambat mulailah bergabung di organisasi, misalnya OSIS, HMPS, BEM, atau yang lainnya. Ingat, jangan sembarangan gabung ke sebuah organisasi yak. Pastikan organisasi yang kalian ikuti bukan termasuk organisasi radikal.

Kenapa pemberi beasiswa lebih tertarik dengan orang yang selain pintar tapi juga aktif di organisasi? Karena mereka dianggap lebih bisa memanfaatkan dan mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk kepentingan banyak orang.

Selain aktif di organisasi, pengalaman kalian di berbagai kegiatan sosial juga jadi nilai tambah loh geng. Khususnya nih kalau kalian membidik beasiswa di negara Amerika dan Eropa. Contoh Beasiswa Fullbright Amerika Serikat, Beasiswa Chevening dari Inggris dan Beasiwa Erasmus Mundus Eropa, mereka cenderung lebih tertarik pada pelamar beasiswa yang punya pengalaman sebagai relawan di kegiatan sosial.

So, buka mata dan hati kalian lebar-lebar yak geng buat join di berbgai kegiatan sosial. Atau kalian juga bisa jadi motor penggerak kegiatan sosial, mulai dari hal terkecil, misalnya gerakan bersih desa, dan lainnya.

3. Tes Kemampuan Bahasa Asing

www.studysmart.co.in

 

Nah, setelah kalian sudah mempersiapkan diri dalam bidang akademik dan non-akademik, sekarang waktunya meraih level tertentu dalam tes kemampuan bahasa asing. Yakinkan pemberi beasiswa bahkan kalian mengusai bahasanya.

Setiap beasiswa mempunyai persyaratan tes bahasa yang berbeda-beda, akan tetapi yang paling umum dipakai yaitu TOEFL dan IELTS. Nih, cari aman aja geng, pastikan skor TOEFL kalian di atas 550 dan IELTS di atas 6.5. So, mulai sekarang yuk siapkan diri. Kalian bisa ikut pelatihan di suatu lembaga kursus bahasa atau belajar via online.

4. Pastikan Kalian Menemukan Orang yang Bisa Memberikan Rekomendasi

www.listerine.co.id

 

Yang dimaksud rekomendasi dalam hal ini yaitu surat pernyataan dari mereka yang sudah mengetahui secara jelas tentang sepak terjang dan rekam jejak kalian. Surat ini digunakan oleh pemberi beasiswa sebagai penilaian kinerja kalian di dunia nyata.

Dari mana dapet surat tersebut yak? Biasanya nih, surat rekomendasi bisa kalian dapatkan dari pengajar di institusi tempat kalian menempuh pendidikan atau supervisor di tempat kalian bekerja. Ingat geng, surat ini sifatnya penting banget, kenapa? Karena nggak jarang para pemberi beasiswa akan menghubungi pemberi surat rekomendasi secara langsung untuk menanyakan pendapat mereka tentang kalian. So, jangan buat surat rekomendasi palsu yak.

5. Buatlah Curriculum Vitae (CV) yang Seinformatif Mungkin.

www.kompasiana.com

 

Melalui CV, pemberi beasiswa akan mendapatkan gambaran tentang bagaimana diri kalian selama ini. Cermatlah mencatat kegiatan yang kalian lakukan selama ini berdasarkan waktu kegiatan secara runtut. Pastikan CV yang kalian buat, selain representatif juga informatif. Kalian bisa googling terkait contoh CV yang baik untuk apply beasiswa.

6. Buatlah Motivation Letter Sebaik Mungkin.

www.aoacademy.com

 

Yang perlu dipersiapakan selanjutnya yaitu motivation letter. Lewat tulisan tersebut, tunjukkannlah kenapa kalian tertarik mengambil bidang studi tertentu dan perlihatkan juga kenapa kalian patut untuk mendapatkan beasiswa. Fyi geng, Motivation letter ini merupakan bagian krusial yang akan menentukan bagaimana nasib lamaran beasiswa kalian. So, buatlah Motovation Letter yang baik.

Nah, untuk dapat membuat membuat motivation letter yang baik, kalian perlu tahu dulu nih tentang seluk beluk jurusan yang akan diambil, dan pastikan kalian punya passion di bidang tersebut. Jelaskan mengapa kalian tertarik dengan program tersebut, program itu menarik buatmu, selain itu tunjukkan juga pengalaman kerja dan pencapaian serta prestasi selama yang membuat kalian cocok untuk belajar disana. Hal ini penting geng, agar pemberi beasiswa yakin bahwa kalian mempunyai komitmen untuk memberikan yang terbaik sehingga pantas menerima beasiswa dari mereka.

7. Berlatih Sebelum Interview

depositphotos.com

 

Kalau kalian lolos seleksi administrasi, tahapan selanjutnya adalah tes wawancara. Kalian akan bertemu secara langsung dengan panelis dari negara pemberi beasiswa, atau bisa juga profesor yang kompeten di bidangnya. So, biar wawancara kalian lancar, persiapkan diri dulu dengan cara berlatih.

Bekali diri kalian dengan berbagai pengetahuan tentang bidang studi yang kalian pilih. Biasakanlah untuk berbiacara dalam bahasa asing sesuai bahasa yang akan digunakan dalam wawancara, minimal 2 hari sebelum wawancara dilaksanakan. Tujuan dari latihan ini adalah agar lidah kalian lancar berkomunikasi dalam bahasa asing. Saat wawancara berlangsung, tunjukkan kepada panelis bahwa kalian semangat, percaya diri dan menyakinkan.

8. Yakinkan Pemberi Beasiswa Bahwa Beasiswa Tersebut Akan Membantu Kontribusi Kalian Kepada Indonesia

cukistip.blogspot.com

 

Pemberi beasiswa akan lebih tertarik dengan pelamar beasiswa yang memiliki visi misi luas dan bermanfaat bagi banyak orang. So, kalau ditanya mengapa kalian ingin mendapatkan beasiswa, jangan cuma jawab dengan tujuan egois yak geng, misalnya ingin mengembangkan diri atau memperbanyak pengalaman. Yakinkan bahwa jika kalian mendapatkan beasiswa maka kalian akan mempunyai kapasitas untuk berkontribusi kepada Indonesia.

Kalian bingung kontribusi apa yang akan diberikan? Nah, ini nih, pentingnya ikut kegiatan sosial dan organisasi. Kalau kalian aktif, kalian akan lebih mudah menentukan kontribusi apa yang akan diberikan selepas menempuh pendidikan melaui program beasiswa tersebut.

9. Gagal? Jangan Menyerah. Coba Terus.

www.duniakata.com

 

Jangan sampai kalain putus asa karena gagal apply beasiswa yak geng. Banyak orang yang berkali-kali gagal, tapi karena mereka nggak putus asa, alhasil, pada akhirnya mereka berhasil lolos. Jadikan kegagalan sebagai sarana memperbaiki diri agar bisa menjadi kandidat beasiswa yang lebih baik dan siap untuk apply berikutnya.

Memang kandidat yang gagal boleh apply lagi? Boleh dong, so, jangan takut gagal, raihlah keberhasilan. Semangat.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here