Home / Komunitas / KOPRI PB PMII Rayakan Harlah yang Ke Setengah Abad dengan Rangkaian Kegiatan

KOPRI PB PMII Rayakan Harlah yang Ke Setengah Abad dengan Rangkaian Kegiatan

Kamis, 30 November 2017 pukul 08.00-22.00 WIB di gedung Perpusnas RI Lama, jl. Kenari Senin, Jakarta Pusat Korps putri (KOPRI) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PB PMII menyelenggarakan perayaan Hari Lahir KOPRI yang ke-50 dengan doa bersama yang akan dipimpin oleh salah satu pendiri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia K.H. Nuril Huda. Kegiatan tersebut selanjutnya disambung dengan rangkaian acara talkshow yang akan dihadiri oleh dua narasumber tingkat nasional dan merupakan kader pergerakan di siang harinya, yakni Dr. Sulastiana, M.Si dan sahabat Wawan Gunawan yang akan membincangkan tema tentang gerakan masyarakat menangkal radikalisme.

Dengan dipenuhi stand-stand expo dari kader-kader PMII diberbagai wilayah yang menyediakan produk-produk dari Wirausaha Kreatif KOPRI khas daerah masing-masing, acarapun dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars PMII. Hadir dalam acara tersebut Menteri Sosial RI ibu Khofifah Indar Parawangsa dan Menteri Pemuda dan Olahraga RI bapak Imam Nahrawi pada rangkaian acara malamnya dalam penganugerahan 50 Perempuan Inspiratif KOPRI sebagai malam puncak dari rangkaian harlah dengan di hadiri pula oleh para nominator perempuan inspiratif seluruh Indonesia.

Kegiatan Harlah KOPRI PMII/ dok.Ummu Sholihah

Selanjutnya disampaikan oleh Septi Rahmawati ketua umum Kopri PB PMII bahwa “rangkaian acara harlah Kopri ke-50 ini adalah salah satu bentuk silaturahmi dan refleksi gerakan Kopri (30/11) . Tujuannya adalah untuk memunculkan para wirausaha kreatif KOPRI dari berbagai wilayah, sebagai salah satu gerakan awal Kopri PB PMII untuk menciptakan organisasi perempuan yang mandiri dalam segala hal.

“Usia kopri yg ke 50 sudah saat nya kopri menunjukkan bukti nyata untuk bangsa dan negara, mampu menjadi pemimpin masa depan dan memiliki kemampuan yg spesifik di bidangnya” ujar Septi Rahmawati

Wirausaha Kopri adalah bagian dari upaya membangun jiwa enterpreneur kader dan melatih kemandirian ekonomi. Sebagai organisasi kader yg terus menerus mencetak generasi harus mampu menjawab kebutuhan bangsa saat ini, salah satunya melalui penguatan ekonomi dan penguasaan tekhnologi.

“Sejarah panjang telah dilalui dan saat ini kopri harus mampu menjadi garda terdepan gerakan perempuan untuk bangsa. Organisasi perempuan yg intelektual dengan nilai – nilai Islam ahlussunah wal jamaah” sambung Septi Rahmawati di gedung Perpusnas RI Lama, Jakarta,Kamis, (30/11).

About Ummu Cim

Karena kebahagiakan adalah ambisi yang terealisasi, jadi cintailah ambisimu

Check Also

Gempa hari ini, RSUD Banyumas rusak parah

Efek dari gempa bumi berkekuatan 7,3 SR di Pantai Selatan Jawa tepatnya di Tasikmalaya juga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *