Home / Juguran / Kapicirit
www.elsieisy.com

Kapicirit

Juki dan Sumi, duta toilet dari Indonesia diutus untuk studi banding ke negara-negara yang mempunyai toilet unik dan canggih. Ini merupakan program kerja DPR. Tapi karena DPR sedang sibuk mendoakan Papa, lantas Juki dan Sumi lah yang diutus ke luar negeri. Dengan berat hati, DPR merelakan.

Jepang.

Juki : “Sum, ayo langsung ke toilet aja.”

Sumi : “Ih, baru juga nyampe. Jalan-jalan dulu lah, nengokin Doraemon.”

Juki : “Tujuannya kan mempelajari toilet di Jepang. Itu loh yang katanya toilet di sini dilengkapi dengan sensor, tutup toiletnya bisa membuka secara otomatis, terus ada aplikasi buku harian toilet sama pemutar musik juga. Ayo langsung aja cari toiletnya.”

Sumi : “Sing tenang, Juk. Nanti juga ketemu sama toiletnya. Dia nggak kabur kayak Papa kok. Jalan-jalan dulu lah, mumpung di luar negeri, biar kayak anggota DPR. Eh, eh, ngevlog yuk. Nanti diupload.”

Juki : “Jangan, Sum. Katanya DPR, ini studi banding rahasia. Jangan sampai rakyat tau.”

Amsterdam

Sumi : “Mana ya, Juk, toiletnya?”

Juki : “Dih, ndeso. Ini kita lagi nginjek toilet.”

Sumi : “Masa sih?”

Juki : “Minggir, Sum. Nih, kita masukin koin ke lubangnya.”

(Ngingggggg)

Sumi : “Wiuh, bagus ya, Juk. Toiletnya muncul dari bawah tanah.”

Juki : “Ini namanya pop up toilet.”

Sumi : “Oh, ya mirip-mirip lah kayak di Indonesia juga toilenya di bawah tanah.”

Juki : “Mana ada? Itu mah namanya septic tenk.”

Mexico.

Juki : “Di Mexico ini ada toilet yang lantainya terbuat dari kaca, transparan gitu, Sum. Di bawahnya tuh ada lorong yang dalem banget. Ngeri deh kayaknya kalo boker di situ, berasa mau jatuh ke lorong. Nah, kita bakalan ketemu langsung sama pembuat toiletnya, namanya Bang Hernandes Silva bin Rojali. ”

Sumi : “Lah, dia anak Njakarta?”

Juki : “Bukan. Dia asli Mexico, di situ tuh Kebayoran lama, deket rumahnya Surya Paloh.”

Sumi : “Hoalah, itu tah lokasi kecelakaannya si Papa.”

Juki : “Liat, Sum! Itu kan tiang listrik yang ditabrak Papa.”

(Tiang listrik kabur ke Mexico lantaran takut dikejar oleh orang suruhan Papa. Gara-gara tiang listrik, semua orang tahu keberadaan Papa yang sempat hilang)

London

Sumi :”Juk, itu toilet transparannya.”

Juki : ”Di Indonesia juga banyak, Sum, toilet transparan.”

Sumi :”Hmm. Itu tah bukan transparan, tapi toilet bernuansa alam, lokasinya langsung di kebun dan sungai.”

Juki :”Aku kebelet, mau nyoba masuk ke toilet transparan ah. Mumpung nggak pakai antre. ”

(Beberapa menit kemudian)

Juki :”Nggak bisa boker aku, Sum. Dari dalem sana keliatan semua. Orang-orang sliweran, jadi aku nggak konsentrasi.”

Sumi :”Dari luar nggak kelihatan, Juk. Dindingnya kan terbuat dari cermin satu arah.”

Juki :”Iya juga sih. Tapi tetep aja nggak konsentrasi, Sum. Nanti aja deh kalau udah pulang ke Indonesia bokernya. Sebentar lagi kan kita pulang.”

Di dalam pesawat.

Sumi : “Juk, tau nggak?”

Juki :”Apa?”

Sumi : “Agustus lalu di New Delhi ada berita tentang seorang perempuan yang diijinkan untuk mengugat cerai suaminya gara-gara suaminya nggak membangun jamban di rumah mereka.”

Juki : “Wah, kalau di Indonesia diberlakukan kayak gitu, bisa-bisa angka percerain meningkat yak, Sum.”

Sumi : “Bisa jadi. Bayangkan, ada 18,2 juta keluarga di Indonesia yang nggak punya jamban untuk keluarganya sendiri. Nah kalau isteri dari 18,2 juta itu minta cerai semua, nanti Indonesia punya hari Cerai Nasional.”

Indonesia.

Juki : “Duh kebelet, Sum.”

Sumi : “Sana ke toilet.”

Juki : “Udah kapicirit.”

(Cerita ini hanya fiktif belaka. Selamat hari Toilet Internasional. Semoga Indonesia lekas punya jamban, hingga ke pelosok negeri)

About April

Cuaca pasti berubah. Tapi tetaplah menjadi langit yang sama.

Check Also

Harapan BI Usai Gelar GenBI Leadership Camp 2017

Dilansir dari replubika.co.id. Bank Indonesia (BI) mengajak mahasiswa penerima beasiswa BI yang tergabung dalam Generasi …

Berlibur Bersama Keluarga di Batur Agung Waterpark

Batur Agung Waterpark merupakan wana wisata yang cocok untuk menikmati waktu libur kamu bersama keluarga. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *