Dunia kampus tentu berbeda dengan SMA, mulai dari sistem pembelajarannya, kurikulum, hingga istilah-istilah yang seabrek. Buat kalian yang sedang mempersiapkan diri masuk ke perguruan tinggi impian, pahami dulu nih istilah-istilah di kampus berikut ini. Eh, tapi buat kalian yang udah jadi mahasiswa juga harus paham loh. Jangan sampai melongo kalau ditanya. Malu-maluin, ya kan?

Cus, kita pahami bareng tentang 23 istilah di kampus yang perlu dipahami.

1. SKS

SKS merupakan singkatan dari “Satuan Kredit Semester.” Masih abstrak ya? Jadi SKS adalah bobot pendidikan tiap mata kuliah.

Umumnya, setiap kampus mewajibkan mahasiswa menempuh bobot pendidikan sebanyak 144 SKS. Masing-masing mata kuliah punya bobot SKS yang bervariasi. Mulai dari satu hingga enam.

Jadi, misal kalian di semester satu udah ngambil 24 SKS, artinya untuk bisa lulusa/ wisuda kalian harus menempuh 120 SKS lagi. Biasanya mahasiwa hanya diperbolehkan mengambil jatah SKS per semester sebanyak 24 SKS.

2. KRS

KRS merupakan singkatan “Kartu Rencana Studi.” Kartu tersebut wajib kalian isi dengan nama-nama mata kuliah yang bakalan kalian ambil di semester itu.

Dulu nih, sebelum diterapkan sistem pengisian KRS on line, KRS wujudnya bener-bener kartu, semacam kayak formulir. Tapi sekarang, hampir semua kampus menerapkan KRS online yang lebih memudahkan mahasiswa mengatur jadwal studi. Jadi, ngisi KRS nggak perlu ke kampus. Bisa dari kosan, warnet, rumah, cafe, ya asal punya kuota atau stay on wifi deh. Mudah kan?

3. KTM

KTM merupakan singkatan dari “Kartu Tanda Mahasiswa.” Kalau yang ini pasti udah langsung bisa ketebak, bentuk dan fungsinya nggak beda jauh deh kayak Kartu Siswa yang kalian terima di SMA. KTM harus dijaga baik-baik. Kenapa? Karena kalian bakalan selalu membutuhnya selama masih jadi mahasiswa supaya bisa menikmati semua fasilitas kampus.

4. IP

IP merupakan singkatan dari “Indeks Prestasi,” IP sama aja kayak nilai akhir semester. Di Indonesia, skala IP dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi adalah 0 (nol) hingga 4 (empat).

Kalau kalian mau dapet IP 4 (Cumlaude), semua mata kuliah nilainya harus “A”. Oh iya, di perguruan tinggi tuh penilaiannya pake huruf. A buat nilai yang paling tinggi dan E yang paling rendah. Misal kalian dapet nilai C kebawah, itu artinya kalian nggak lulus di mata kuliah tersebut.

5. IPK

IPK merupakan singkatan dari “Indeks Prestasi Kumulatif”. IPK dihitung berdasarkan rata-rata IP yang kalian dapet di tiap semester. Kalau IP kalian naik turun tiap semesternya, alamat deh, IPK kalian juga bakalan naik turun. So, pertahankan prestasimu ya guys. Supaya IPK tetap stabil.

6. SP

SP merupakan singkatan dari “Semester Pendek.” Wiuh, asik dong semester pendek? Eits, jangan bilang asik dulu. Mahasiswa yang ambil SP itu biasanya karena nilai mata kuliah yang udah diambil nggak sesuai standar kelulusan, jadi harus diulang. Masih bingung ya?

Jadi gini nih, misal di semester satu ada mata kuliah yang belum lulus, normalnya kan kalian bisa ngulang mata kuliah itu di semseter tiga (sama-sama ganjil). Tapi berhubung ada halangan, rintangan, atau apalah itu namanya, kalian belum sempat nih ngulang di semester ganjil berikutnya. Nah, kalian bisa ambil SP tuh. Jadi SP kayak waktu belajar tambahan opsional yang ada di antara semester genap dan semester ganjil. Biasanya, ada biaya tambahan tersendiri bagi kalian yang mau ambil SP.

Masih mikir SP itu enak? Ingat yah, setiap kampus memiliki kebijakan yang berbeda tentang pengambilan SP. Ada yang tidak memberlakukan SP kecuali untuk mahasiswa abadi yang udah semseter 14 belum lulus juga. Kalau bisa diperbaiki di semester berikutnya, kenapa harus ambil SP?

7. KKN/KKM

KKN/ KKM merupakan singkatan dari “Kuliah Kerja Nyata” atau “Kuliah Kerja Mahasiswa.” Dua-duanya sama aja si sebenernya. Cuma istilahnya aja yag beda. Biasanya mahasiswa diperbolehkan mengikuti KKN kalau jumlah SKS yang diambil udah sesuai persyaratan. Masing-masing kampus juga beda nih dalam menentukan jumlah minimum SKSnya.

Peserta KKN/KKM bakalan dikirim ke suatau daerah untuk kemudian menetap di sana selama sebulan bersama warga lokal. Disana ngapain yah? Disana ya melakukan pengabdian untuk membangun masyarakat.

8. PKL

PKLmerupakan singkatan dari “Praktik Kerja Lapangan.” Kalian bakalan kayak magang di suatu instansi sesuai dengan jurusan kalian masing-masing. Kalau yang anak SMK pasti udah paham ya.

9. MKU

MKU merupakan singkatan dari “Mata Kuliah Umum”. MKU adalah Kelompok bahan kajian dan pelajaran dalam kurikulum program sarjana yang diharapkan bisa membentuk kepribadian dan sikap mahasiswa untuk memasuki kehidupan bermasyarakat.

10. MKDK

MKD merupakan singkatan dari “Mata Kuliah Dasar Keahlian”. MKDK adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran yang ditujukan terutama untuk memberikan landasan pembentukan keahlian, baik untuk kepentingan profesi maupun bahan pengembangan ilmu dan teknologi.

11. Mata Kuliah Pilihan

Mata kuliah dari kelompok MKK (Mata Kuliah Keahlian) untuk melengkapi keahlian program studi seorang mahasiswa.

12. Mata Kuliah Wajib

Mata kuliah yang membentuk professional seorang lulusan perguruan tinggi yang harus diikuti oleh semua mahasiswa sampai lulus, terdiri dari MKDK dan MKK.

13. BEM

BEM merupakan singkatan dari “Badan Eksekutif Mahasiswa”. Ibaratnya OSIS di tingkatan Fakultas dan Universitas. BEM bekerjasama dengan universitas untuk mengadakan rangkaian kegiatan penerimaan mahasiswa baru.

14. HMJ

HMJ merupakan singkatan dari “Himpunan Mahsiswa Jurusan”. Ibaratnya OSIS tapi tingkat jurusan.

15. HMPS

HMPS merupakan singkatan dari “Himpunan Mahasiswa Program Studi” merupakan OSIS ditingkat program studi masing-masing.

16. UKM

UKM merupakan singkatan dari “Unit Kegiatan Mahasiswa”. Kalau di sekolah istilahnya ekstrakurikuler. Setiap kampus punya UKM yang beda-beda. Kalian bebas deh pilih UKM yang mana sesuai sama passion masing-masing.

17. Rektorat

Rektorat ya mirip kayak “Tata Usaha” di sekolah kalian. Tugas karyawannya mengurus segala administrasi tingkat universitas. Karyawan rektorat dipimpin di bawah seorang rektor.

18. Dekanat

Dekanat sama aja kayak rektorat, tugasnya ngurusin administrasi, tapi tingkatnya fakultas. Karyawan dekanat dipimpin seorang dekan. Dekanat juga merupakan lembaga yang bekerjasama dengan organisasi kemahasiswaaan untuk mengadakan berbagai kegiatan.

19. Dosen Wali/ Penasehat Akademik

Dosen wali/ penasehat akademik fungsinya mirip kayak wali kelas kalau di sekolah. Beliaulah yang bertanggungjawab atas mahasiswa perwaliannya supaya gak di DO, gak ketinggalan SKS, dan pada akhirnya lulus tepat waktu dengan hasil memuaskan.

Sebelum memulai semester, kalian butuh persetujuan dosen wali/ penasehat akademik sebelum akhirnya KRS disetujui oleh universitas.

20. Matrikulasi

Matrikulasi adalah matakuliah “persamaan.” Biasanya, kampus mewajibkan mata kuliah tersebut kepada mahasiswa yang nyebrang jurusan. Misalnya, si kalian lulus S1 jurusan Ilmu Sejarah terus masuk S2 jurusan Ilmu Ekonomi. Nah, kalian wajib ambil matakuliah “matrikulasi” di semester pertama.

21. Skripsi

Skripsi adalah karya tulis ilmiah sebagai laporan tugas akhir mahasiswa untuk memperoleh ijasah program S1. Dalam mengerjakan skripsi, mahasiswa mendapat bimbingan dari dosen pembimbing. Syarat penulisan skripsi yaitu mahasiswa telah menempuh mata kuliah minimal 120 SKS dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,0.

22. TA

TA merupakan singkatan dari “Tugas Akhir”. Artinya ya mirip kayak skripsi. Kalau skripsi itu untuk S1, sedangkan TA untuk program Diploma.

23. Wisuda

Wisuda ya sama aja kayak lulusan kalian waktu sekolah. Tapi yang jelas si gregetnya bakalan beda. Bedanya apa? Nanti kalian bakalan rasain sendiri deh.

Udah paham kan ya? Kalau belum, barangkali kalian perlu baca ulang. Hehe. Semoga setelah baca tulisan ini, kalian nggak bingung kalau ditanya salah satu atau salah banyak dari istilah-istilah di atas yak.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here