Menjalin sebuah hubungan tidaklah mudah, pun tidak sulit. Artinya, 50:50. Permasalahan sangat mungkin muncul, kebahagiaan pun bukan hal yang mustahil untuk diusahakan bersama-sama. Menjalani sebuah hubungan itu saling beriringan, bukan menggiring, yang satu di depan dan satu di belakang. Menjalani sebuah hubungan membutuhkan kepercayaan yang berimbang, bukan satu pihak selalu percaya sedangkan pihak lainnya menyalahgunakan kepercayaan atau selalu curiga berlebihan.

Menjalani sebuah hubungan adalah proses belajar yang panjang. Kemarin kamu jatuh cinta kepadanya, berusaha mendapatkan dia. Hanya karena hari ini kamu berhasil mendapatkan dia, bukan berarti semuanya selesai. Kamu harus belajar lebih giat untuk memahaminya, beserta kelebihan dan kekurangannya. Kamu harus belajar berjalan bersama agar langkah tepat seiring sejalan. Ya, kamu harus belajar sepanjang hari.

Banyak hal di kehidupan sehari-hari yang ternyata bisa mengajarimu tentang sebuah hubungan percintaan, salah satunya yakni berkendara.

Lelaki adalah yang mengemudikan kendaraan, sementara perempuan adalah penumpangnya. Sebelum berkendara, pastikan kendaraan dalam kondisi siap dan prima. Begitu juga hatimu. Ya, sebelum memutuskan untuk menjalin hubungan, pastikan hatimu sudah siap. Mohon maaf, jika untuk main-main, lebih baik jangan. Jika pun hatimu belum siap, komunikasikan dengan baik kepada doi. Jangan berpura-pura siap mencintai dan dicintai, sementara hatimu masih terkatung-katung di masa lalu.

Setelah memastikan kondisi dan kesiapan kendaraan, bagi lelaki, buat perempuanmu percaya bahwa kamu mampu mengemudi dengan baik. Jika dia sudah percaya, jangan menyalahgunakan kepercayaannya. Bagi perempuan, percayakan laju kendaraan kepada lelakimu. Mengemudi butuh konsentrasi, jika sepanjang perjalanan kamu turut mengarahkan, hal tersebut justru membuatnya terganggu, bukannya malah membantu. Dalam sebuah hubungan, jika doi sudah mengungkapkan keseriusannya, percayalah dia sedang mengusahakan sebuah kepastian. Jalani dan doakan agar jalannya untuk menghalalkan dimudahkan. Bukan malah rewel ini itu, dia harus begini begitu, harus cepat dan harus-harus yang lain. Apabila di tengah jalan, kamu berpapasan dengan orang lain dan kamu lebih percaya membonceng dia, mintalah menepi dan turun secara baik-baik. Meskipun tidak ada perpisahan yang baik-baik saja, setidaknya kamu tidak pergi tanpa pamit.

Ketika kendaraan sudah melaju, dan kalian sedang asyik-asyiknya menikmati perjalanan, tiba-tiba ban motor atau mobilmu bocor. Selama masih memungkinkan untuk ditambal, kenapa harus mengganti dengan ban baru? Dalam sebuah hubungan, masalah tentu ada. Mulai dari yang sepele hingga pelik. Terkadang, adanya masalah membuatmu ingin mengakhiri hubungan. Jangan, jangan dulu. Selama masih bisa diperbaiki, kenapa harus pergi dan berpindah ke lain hati? Lantas, bagaimana jika ban bocor berkali-kali? Hal tersebut bisa saja membuatmu kesal. Ya, masalah yang datang bertubi-tubi memang bisa membuatmu merasa kesal dan lelah. Jika memang sudah tidak bisa diperbaiki, akhiri. Jangan memaksakan diri. Karena cinta itu membahagiakan, bukan membuatmu menderita.

Berkendara dalam waktu yang lama bisa membuatmu bosan. Ketika hal tersebut terjadi, tidak ada salahnya mampir ke tempat wisata terdekat, bercengkrama dan saling menghibur satu sama lain. Dalam sebuah hubungan pun demikian, terutama yang sudah terjalin lama, rasa bossan seringkali menyelinap. Membuat percakapan menjadi hambar, senyum menjadi datar, pertemuan tidak lagi menjadi hal yang diinginkan, pesan darinya bukan lagi sesuatu yang dinantikan, pergi bersamanya tidak lagi menjadi hal yang menyenangkan. Bosan itu wajar. Lakukanlah hal baru yang positif bersama doi. Bukan malah mencari hiburan sendiri-sendiri. Hal tersebut justru akan membuatmu berhadapan dengan dua mata pisau. Kamu dan dia nyaman dengan dunia baru masing-masing dan terciptalah ruang hampa diantara kalian atau justru kalian tidak menemukan apapun yang lebih membahagiakan selain kebersamaan yang sejak awal dijalani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here