Home / NgeTrip / Destinasi / 8 Kuliner Khas Semarang yang Enak Banget. Jangan Sampai Nggak Coba.
mbadogdotco.blogspot.com

8 Kuliner Khas Semarang yang Enak Banget. Jangan Sampai Nggak Coba.

Semarang merupakan ibu kota Jawa Tengah dan termasuk lima kota metropolitan terbesar di Indonesia. Kota ini punya banyak wisata kuliner yang lezat. Nah, apa saja yak wisata kuliner Kota Semarang yang wajib kalian cicipi. Yuk simak.

1. Bandeng Presto

www.tokopedia.com

 

Bandeng presto pertama kali dibuat pada tahun 1977 oleh Hanna Budimulya. Bandeng tersebut diberi label Bandeng Presto Juwana. Nama Juwana diambil dari salah satu nama daerah di Pati. Toko Bandeng Presto Juwana merupakan toko bandeng presto yang paling terkenal di Semarang.

Makanan yang satu ini dibuat dari ikan bandeng dilumuri bumbu yang terdiri dari bawang putih, kunyit, dan garam. Ikan kemudian dikukus pada alas daun pisang menggunakan panci bertekanan tinggi atau presto. Harga Bandeng Presto berkisar antara Rp. 160.000 hingga Rp. 180.000, dengan isi per kemasan sekitar 3-4 ekor, beratnya mencapai 1 kg. Emh, mantep deh geng.

2. Tahu Pong

twitter.com

Tahu pong berasal dari bahasa cina Hokkien yang artinya mengembang dan dalam bahasa jawa pong juga berarti kosong. Berarti tahu pong mengembang dan dalemnya kosong dong? Yap, betul banget. Warung Tahu Pong yang terkenal di Semarang yaitu Tahu Pong Gajahmada. Nama Gajahmada diambil dari nama jalan dimana warung itu berdiri. Tahu pong bisa dicocol dengan sambal atau cabe rawit hijau. Harga tahu pong dibandrol antara Rp. 8.000,- hingga Rp. 14.000,-. Murah kan geng?

3. Soto Bangkong

hellosemarang.com

 

Di Semarang, ada sebuah rumah makan terkenal, menu utamyanya yaitu Soto Bangkong. Nama soto diambil dari nama tempat berdirinya warung makan ini, yaitu di perempatan bangkong. Warung ini beralamat di Ruko Bangkong Plaza Blok A/1, Jalan Brigjen Katamso, Semarang.

Soto bangkong sudah ada sejak 1950. Udah melegenda deh pokoknya. So, kalian nggak perlu ragu geng buat icip-icip kuliner Semarang yang satu ini. Satu porsinya berisi nasi yang di pisah, suwiran daging ayam, bihun, tauge, irisan tomat, taburan bawang putih dan bawang merah.

Selain itu ada juga loh lauk-lauk tambahan yang bisa kalian pilih sesuai selera, yaitu ada tempe, tahu, perkedel, sate kerang, sate telur puyuh, dan lainnya. Satu porsi soto bangkong dihargai Rp. 13.000,- . Untuk harga lauknya sendiri kisaran Rp. 3.000,- hingga Rp. 4.000,-. Murah deh, tapi dijamin enak.

4. Mie Kopyok

www.kompasiana.com

 

Selanjutnya ada mie Kopyok. Kalau dilihat sepintas, mie ini mirip sama mie kocok Bandung. Bedanya, mie ini nggak pakai daging. Satu porsi mie kopyok berisi mie, potongan lontong, irisan tahu pong, tauge, irisan daun seledri, taburan bawang goreng serta tambahan kerupuk gendar lalu disiram kuah kaldu rempah.

Banyak warung-warung di Kota Semarang yang menjajakan mie kopyok, tapi yang paling terkenal yaitu Mie kopyok Pak Dhuwur, beralamat di Jalan Tanjung No. 18A Sekayu. Semarang tengah. Harganya yaitu Rp. 12.000 untuk porsi normal dan Rp. 15.000 untuk porsi jumbo. Tinggal pilih aja geng, mau porsi normal atau jumbo.

5. Tahu Gimbal

www.foody.id

 

Tahu gimbal merupakan makanan khas Semarang berupa tahu goreng dengan irisan kol, potongan lontong, telur, tauge, dan gimbal (udang yang digoreng dengan tepung), kemudian disiram dengan saus kacang yang menggunakan petis udang. Satu porsinya dihargai Rp. 16.000,-.

Warung tahu gimbal H Edy adalah warung tahu gimbal yang paling terkenal di kota ini. Berdiri sejak 30 tahun, berlokasi di dekat Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran II, tepat di depan Departemen Sosial Semarang.

6. Wedang Tahu

mbadogdotco.blogspot.com

 

Apa yang ada dipikiran kalian tentang kulier yang satu ini geng? Wedang kok tahu yak? Jadi gini, wedang tahu terbuat dari susu kedelai yang dicampur dengan air garam, kembang tahu yang terbuat dari agar-agar, lalu dituangi kuah jahe. Kuah jahe tersebut terbuat dari campuran jahe, gula merah, gula pasir, daun pandan, daun jeruk kayu manis, cengkeh, dan garam, lalu direbus.

Soal rasa kuah memang ada kesamaan dengan kuah wedang ronde, bedanya kalau komposisi wedang ronde beragam dan penuh warna (kayak hari-hariku kalau ada kamu. eakkk), sedangkan wedang tahu Cuma satu warna. Warung wedang tahu yang paling terkenal yaitu warung wedang tahu Pak Amad yang terletak di samping Nasmoco Gombel, tepatnya di Jalan Bukit Raya. Harga seporsi wedang tahu yang manis dan hangat ini yaitu Rp. 5.000,-.

7. Kue Lekker

www.diahdidi.com

 

Kue lekker berasal dari hahasa Belanda yang berarti enak. Kue ini terbuat dari kulit tipis dan renyah dengan berbagai macam rasa. Kue lekker yang paling terkenal yaitu Kue Lekker Paimo, terletak di Jalan Karanganyar, Semarang, depan SMA Kolese Loyola. Kue yang satu ini tersedia dalam berbagai toping, antara lain coklat, keju, pisang coklat, tuna, sosis keju dan yang terbaru yaitu ovomaltine, greentea dan mozarella.

8. Lumpia

bobo.grid.id

 

Ini nih, ke Semarang belum lengkap geng kalau belum coba lumpia. Banyak penjual lumpia yang tersebar di berbagai sudut kota Semarang. Tapi yang paling terkenal adalah warung lumpia gang lombok, beralamat di Gang Lombok no. 11, Purwodinatan, dekat Klenteng Tay Kak Sie, sekitaran Pasar Johar, Semarang.

Warung ini menyediakan dua jenis lumpia, yaitu lumpia basah dan goreng. Perpaduan lembutnya kulit lumpia dan isian lezat seperti rebung muda, udang, dan telur disajikan dengan saus yang terbuat dari gula merah, tepung pati, dan daun bawang dijamin bakalan memanjakan lidah kalian geng. Emh, kebayang kan kelezatan pada gigitan pertama hingga tetesan saus terakirhnya. Yummy! Harga satu buah lumpia Rp. 12.000,-

Nah, itu dia geng kuliner khas Semarang yang wajib kalian coba. Selamat berkuliner ria yak. See you on next happy eating.

About April

Cuaca pasti berubah. Tapi tetaplah menjadi langit yang sama.

Check Also

Harapan BI Usai Gelar GenBI Leadership Camp 2017

Dilansir dari replubika.co.id. Bank Indonesia (BI) mengajak mahasiswa penerima beasiswa BI yang tergabung dalam Generasi …

Seputar Jurusan Ilmu Perpustakaan

Kalian sering ke Perpustakaan? Emh, atau paling nggak ya pernah kan ke Perpustakaan? Buku-buku yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *