Putus merupakan satu kata berjuta efek samping. Putus dapat mengakibatkan tekanan batin, pusing, selera makan menurun, hari-hari kelabu, tidak bersemangat dan lainnya. Namun, putus juga bisa membuat seseorang menjadi merdeka, karena selama berpacaran ternyata dia terjajah oleh sang kekasih. Alhasil, setelah putus dia akan merasa senang dan bebas untuk beberapa saat. Kenapa hanya bberapa saat? Ya karena akan tiba masanya dia akan merindukan mantan kekasih, kesepian bahkan menyesal telah mengakhiri hubungan.

Bagi sebagaian orang, putus menjadi kata yang sangat sulit diucapkan. Ada banyak faktor yang menyebabkannya, antara lain dia adalah orang yang tidak tegaan, takut kamu marah-marah, takut kamu benci dia, dan takut kamu bunuh. Hihhh seram.

Cara orang menyampaikan putus pun beragam, ada yang lewat surat, telfon dan lainnya. Tapi kali ini yang akan kita bahas adalah tentang 5 kata putus tahun 2000 an. Kenapa tahun 2000 an? Ya karena aku lahir tahun 1996 dan baru cinta-cintaan kan tahun 2000-an.

Berikut ini adalah 5 kalimat putus tahun 2000-an. Barangkali ada salah satunya yang sudah pernah kamu gunakan untuk memutuskan hubungan dengan pacar.

1. Aku ketahuan pacaran

brilio.net

 

Seingatku, aku pernah diputuskan oleh pacara dengan kalimat yang pertama ini. Saat ini dia (mantan) bilang “maaf ya, kita putus. Aku ketahuan pacaran sama Mamah.”

Namanya lagi sayang-sayangnya terus diputusin, saat itu aku benar-benar kalut sih. Dari awal aku memang tahu kalau orang tuanya melarang dia pacaran sebelum lulus SMA. So, aku nggak terlalu kaget ketika dia menggunakan ‘ketahuan mamah’ sebagai senjata untuk memutuskan aku. Entah ya, memang benar-benar ketahuan atau hanya alasan.

2. Aku mau fokus…….

genmuda.com

 

Selanjutnya yakni aku mau fokus……. Silahkan titik-titiknya diisi sendiri karena kata untuk melengkapi kalimat tersebut beragam, salah satunya sekolah, ujian nasional, kerja, membahagiaka orang tua, dan lain-lain. Biasanya nih, kalau zaman sekolah, awal-awal tahun ajaran baru punya pacar baru, menjelang ulangan semseter atau ujian nasional, bilang putus karena mau fokus ujian dulu. Sebagai mantan yang baik hati, lapangkanlah hati. Barangkali dia memnag ingin fokus ujian nasional.

Aku sendiri pernah memutuskan pacar menggunakan kalimat ‘aku mau fokus ujian nasional’. Kapan coba? Waktu SD. Wah parah si, SD udah cinta-cintaan. Aku memutuskan pacarku menggunakan surat yang ditulis di atas kertas binder. Namanya anak SD, aku benar-benar memang ingin fokus ujian nasional. Jadi, bukan alasan belaka.

Tapi lain halnya dengan temanku waktu SMP. Dia memutuskan pacarnya menggunakan kalimat ‘aku mau fokus ujian nasional’ karena dia malas ribut terus dengan pacarnya. Keributan itulah yang seringkali membuat dia tidak konsentrasi, so, diputusin deh.

Ada lagi nih, temanku waktu SMA juga ada yang minta putus menggunakan kalimat serupa. Bukan murni karena ingin fokus ujian nasional, tapi katanya memang sudah terllau banyak masalah sehingga sudah hambar rasanya. Wow. So, dibalik kalimat ‘aku mau fokus…’ terdapat banyak tafsiran dan alasan yang sesungguhnya.

3. Aku lagi nggak mau pacaran

mymind.org

 

Ketika memutuskan pacar menggunakan kalimat ‘aku lagi nggak mau pacaran’, sebenarnya sangat klise. Aku pernah punya teman cewek zaman SMP yang diputuskan oleh pacarnya menggunakan kalimat tersebut. Beberapa saat kemudian, si mantannya itu punya pacar baru. Lha gimana? Katanya lagi nggak mau pacaran? Aku, sebagai temannya jadi ikut-ikutan benci kepada pacar barunya temanku. Perebut pacar orang, cewek ganjen, sok cantik, dan berbagai predikat lainnya kita sematkan kepada si cewek itu.

Tapi, seiring bertambahkan usia, aku mulai berpikir dewasa. Dari awal aku bilang kalau kalimat ‘aku lagi nggak mau pacaran’ itu klise. Kenapa klise? Karena kita nggak tahu nih, dia lagi nggak mau pacarannya kapan? Saat ini juga? Besok? Dua hari mendatang? Atau sebulan kemudian? Jangan-jangan yang dimaskud adalah nggak mau pacaran untuk dua hari mendatang. Kalau itu yang dimaksud, ya wajar dia kemudian punya pacar baru.

So, kalau kamu diputusin dengan kalimat ini, tanyakan kejelasan keterangan waktunya, ‘Kamu lagi nggak mau pacarannya sampai kapan’, dengan demikian kamu nggak syokkkk amat ketika dia udah punya pacar baru.

4. Kita udahan ya

inikita.com

 

Kalimat ini biasanya akan menimbulkan pertanyaan, semacam ‘kenapa udahan? Aku salah apa sama kamu? Kamu udah nggak sayang aku?’ dan pertanyaan lainnya. Memutuskan pacar menggunakan kalimat ini, kamu harus pandai berargumentasi sebab si dia butuh penjelasa konkrit kenapa putus.

5. Kita break dulu

merdeka.com

 

Kalimat yang satu ini agak sama dengan ‘aku lagi nggak mau pacaran’. Ya, kamu butuh keterangan waktu yang jelas ketika diputuskan dengan kalimat ini. Break dulunya sampai kapan? Break sendiri dalam bahasa inggris berarti istirahat. Namanya istirahat pasti ada masa untuk mulai lagi kan? Nah kalau minta break tapi nggak mulai-mulai lagi ya nggak usah pakai kata ‘break’, ganti aja sama ‘pensiun/tamat’.

Orang yang memutuskan pacar dengan kalimat ini bisa jadi sedang merasa bosan atau ingin putus tapi takut menyakitimu. Kadang, ada kalimat pendamping semacam, ‘kalau selama break kamu ketemu sama orang lain, terima aja’. Cuihhhhhh. Apa ini? Drama!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here