Sebagaimana sering saya dengar dari teman lelaki, katanya perempuan adalah makhluk yang rumit, susah dipahami, banyak maunya, penginnya dimengerti, suka kode-kode, dan hal-hal yang linear dengan itu. Saya sebagai perempuan tidak menampikkan bahwa memang perempuan susah dipahami. Jangankan mereka para lelaki, kita perempuan saja sering bingung dengan perasaan dan diri kita sendiri. Nah, loh? Gimana dong?

Tapi, meskipun susah dipahami, bukan berarti tidak bisa dipahmi, bukan? Susah, tapi mungkin (bisa dipahami), bukan mungkin (bisa dipahmi) tapi susah. Paham ya bedanya? So, sebenarnya perempuan bisa kalian pahami wahai kaum lelaki. Saya ambil contoh ketika perempuan ngambek. Ya, ngambek memang merepotkan. Terutama jika yang ngambek adalah perempuan super manjahhhh dan keras kepala. Namun, tidak perlu khawatir. Pola ngambek perempuan bisa dilihat secara umum atau ditarik benang merahnya sehingga muncullah beberapa kemungkinan mengenai apa yang diinginkan perempuan ketika ngambek. Berikut cuplikannya.

1. Dirayu

Pertama yakni dirayu. Gunakan rayuan yang tidak berlebihan, misalnya “dih ngambek, jelek ah”. Jangan hanya melontarkan kalimat tersebut, kamu juga bisa sambil mengelus kepalnya, mencubit pipinya, emhh, yang penting jangan mengelus alisnya, nanti luntur malah dia tambah ngambek. Biasanya, respon perempuan yakni “apaan sih!” sambil manyun-manyun dan menghalau tanganmu. Tapi dalam hatinya sih “ayo dong terusin, rayu terus sampai aku ketawa”.

Hal yang perlu kamu ketahui sebelum merayu yakni pastikan ngambeknya dia bukan karena hal besar yang menurutnya fatal. Dia ngambek gara-gara kamu selingkuh, terus kamu merayu dia dengan kalimat tadi, hmmm, kemungkinan besar ya tamat.

2. Ditanya kenapa

jadiberita.com

Ketika perempuan ngambek, mereka ingin ditanya “kamu kenapa?”. Kamu tentu sudah tahu bahwa jabawan mereka pun penuh teka-teki, “aku nggak apa-apa”. Seluruh penjuru dunia saya rasa suda tahu bahwa kosa kata perempuan tidak selalu sama dengan arti di kamus KBBI. Jika mereka berkata ‘nggak apa-apa’ berarti ada apa-apa.

Ya saya yakin ini 97% akan membuatmu kesal dan sungguh menguras kesabaran. Tapi, perempuan suka ketika dia ngambek dan kamu bertanya ‘Kamu kenapa’. Karena baginya, pertanyaan tersebut penting sebagai salah satu wujud bahwa kamu peduli terhadap apa yang sedang berkecamuk di dalam hatinya yang rimbun. [email protected]#$%^.

Apapun jawaban perempuanmu, paling tidak bertanyalah ‘kamu kenapa’. Ya, sekadar untuk menggugurkan kewajiban deh.

3. Di-chat duluan

Usai bertemu dengan perempuanmu, entah kenapa dan entah bagaimana tiba-tiba dia ngambek. Karena suasana pertemuan sudah tidak kondusif, akhirnya kalian pulang. Sesampainya di rumah atau kos masing-masing, percayalah, si perempuan sudah berkali-kali mengecek hapenya, barangkali ada pesan darimu. Tapi yang didapatinya hanya notifikasi pesan group ciwi-ciwi. Menyebalkan, sungguh!

Ketika dalam keadaan demikian, perempuan ingin di-chat duluan. Kamu bisa chat “kamu kenapa/ maaf ya/ aku salah apa” dan laiannya sekreatif mungkin. Hihihi. Nyebelin? Kenapa harus kamu para lelaki yang chat duluan?

Lagi-lagi, menurut perempuan, di-chat duluan ketika ngambek adalah salah satu bentuk kepedulian si lelaki. So, ketika kamu diem-diem bae, dia menganggap kamu tidak peduli, tega, jahat, dan umpatan-umpatan lainnya.

4. Didengarkan

deyclinic.ir

Ketika perempuanmu ngambek dan kamu berhasil membuatnya mau bicara perihal sebab musabab kengambekannya, selamat, kamu mendapatkan point tambahan. Kenapa? Ya karena cukup sulit membuat perempuan mau bercerita tentang hal tersebut. Sebagian dari mereka bahkan menganggap kamu seperti peramal yang serba tahu tanpa harus dijelaskan.

So, dengarkan perempuanmu dan beri respon yang sesuai.

Catatan: Kemauan bisa saja berubah, siapa perempuanmu dan sedang dalam kondisi bagaimana mood-nya. Heeeheee.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here